EFEKTIFITAS MATERIAL PERLUBANGAN “MASHRABIYYA” SEBAGAI “HIJAB” GENDER PADA DESAIN PERPUSTAKAAN PESANTREN

Authors

  • Sayed Mahathir Jurusan Arsirektur, FTSP, Universitas Islam Indonesia
  • Yulianto P. Prihatmaji Jurusan Arsirektur, FTSP, Universitas Islam Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.9744/dimensi.36.2.pp.%20135-146

Keywords:

library, hijab gender, mashrabiyya (hollow material), simulation.

Abstract

Pesantren's library is core of learning process in Islamic Boarding School. Re-design idea of pesantren's library for gender segregate based on two conditions. First is role of forbidden interaction between male and female in pesantren. Second is amount of user is increase after building function mix used. It is approximately 3,000 students and located in limited site. Base on observation and literature study, popular hijab (segregation) using distance hijab type for maxi function of segregation. The condition is not running well in limited site, so it is need design for create hijab of gender zone. The visual simulation result of hollow material (mashrabiyya) for hijab gender zone is showed that good work and effective. Effectiveness of material is caused the material can visual segregate gender zone without large space. The condition is required difference quantity of light and distance of view. The condition can not apply in interior building, so we use hollow material with dual layer or wrecked pattern. Abstract in Bahasa Indonesia: Perpustakaan pesantren merupakan jantung penunjang kegiatan belajar mengajar di Pesantren. Gagasan redesain perpustakaan pesantren Madrasah Ulumul Quran di kota Langsa dengan strategi pemisahan zona gender, didasari oleh (i) larangan interaksi antar gender (santriwan dan santriwati) di lingkungan pesantren kecuali muhrimnya (sedarah), (ii) jumlah pengguna bangunan pasca redesain memicu kuantitas pengguna dalam jumlah yang cukup besar (≤3000 santri), dan (iii) terletak di atas site yang cukup sempit (±1800m2). Berdasarkan studi literatur dan observasi, hijab yang berfungsi maksimal sebagai pemisah zona gender adalah jarak, akan tetapi tidak optimal pada lahan sempit, sehingga dibutuhkan perancangan efektifitas hijab zona gender. Hasil simulasi daya akses visual material perlubangan (Mashrabiyya) sebagai hijab gender menunjukkan material jenis ini efektif (tidak butuh banyak ruang) dalam memisahkan (secara visual) zona gender dengan persyaratan yaitu, perbedaan cahaya dan jarak pandang. syarat ini tidak dapat diaplikasikan pada interior, sehingga perancangan ini menggunakan material perlubangan dengan sistem konstruksi dua panel perlubangan atau pola acak. Kata kunci: perpustakaan, hijab gender, mashrabiyya (material perlubangan), simulasi.

Downloads

Published

2010-05-03