REKONSTRUKSI TIPOLOGI RUANG DAN BENTUK ISTANA KERAJAAN BANJAR DI KALIMANTAN SELATAN

Authors

  • Bani Noor Muchamad Universitas Lambung Mangkurat
  • Naimatul Aufa Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.9744/dimensi.36.2.pp.%20115-126

Keywords:

palace, banjarese kingdom, high ridge house.

Abstract

The government of South Kalimantan has planned to reconstruct Banjarese palace based on the evidence of its glory in the past. This plan has firstly been conducted through the search of Banjarese kingdom location. This research itself is aimed to obtain the architecture representation of Banjarese palace, which is part of the search of Banjarese kingdom location. Based on literature study, it is concluded that the architecture representation of Banjarese palace is identical with that of one of Banjarese traditional houses, which is high ridge house. The field study shows that there are only 16 high ridge houses left in South Kalimantan. Furthermore, based on the typology analysis, Banjarese palace in representation of high ridge house has at least 5 (five) rooms, which are: pelataran (veranda), panampik (guest room), paledangan (living room), anjung (west and east wing), and padapuran (kitchen). Besides the rooms, the palace also has distinctive features, such as the cacak burung-shaped floor plan, anjung, and the shape of the roof (sindang langit, bubungan, the anjung roof, and hambin awan). Abstract in Bahasa Indonesia: Adanya rencana dari pemerintah provinsi Kalimantan Selatan untuk merekonstruksi kembali istana kerajaan Banjar adalah didasarkan bukti kebesaran kerajaan Banjar pada masa lalu. Dan untuk rencana ini, telah dimulai melalui studi pencarian lokasi kerajaan Banjar. Adapun penelitian ini sendiri, bertujuan untuk mendapatkan gambaran wujud arsitektur istana kerajaan Banjar yang merupakan satu kesatuan dengan studi pencarian lokasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Berdasar hasil studi kepustakaan, diperoleh kesimpulan bahwa wujud arsitektur istana kerajaan Banjar identik dengan bangunan yang saat ini dikenal sebagai rumah bubungan tinggi. Melalui penelusuran di lapangan diperoleh 16 buah rumah bubungan tinggi yang masih tersisa di Kalimantan Selatan. Selanjutnya dari hasil analisis tipologi, diperoleh gambaran bahwa istana kerajaan Banjar dalam wujud rumah bubungan tinggi memiliki setidaknya 5 (lima) jenis ruang, yaitu; pelataran, panampik, paledangan, anjung, dan padapuran. Selain itu denah bangunan yang berbentuk cacak burung, keberadaan anjung, dan bentuk atap (sindang langit, bubungan, atap anjung, dan hambin awan) merupakan ciri khasnya. Kata kunci: istana, kerajaan banjar, rumah bubungan tinggi

Downloads

Published

2010-05-03